Tumblr Mouse Cursors

Senin, 25 April 2022

ARTIKEL OPINI CINTA TANAH AIR

Anggota Kelompok : - MARISA ISTALTOFA_211140001144 

                                   - AHMAD HABIB AWWALUDDIN_211240001122

( Artikel ini untuk memenuhi tugas mata kuliah kewarganegaraan yang diampu oleh Bapak AAN ZAINUL ANWAR, S.H.I., M.E.Sy. )

 

TANAH AIR TERSAINGI BUDAYA ASING,BAGAIMANA SIKAP KITA SEBAGAI GENERASI MILENIAL?

            Pada saat ini, tanah air kita sedang menghadapi masalah besar. Berawal dari munculnya teknologi, sehingga hampir semua aspek mengalami perubahan-perubahan yg semakin hari semakin menghawatirkan karena kemudah diaksesnya di internet masukknya tren budaya asing berdampak buruk bagi budaya kita, sehingga budaya kita serasa di gantikan oleh budaya asing.

Sebagai generasi milenial kita harus mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya kita sehingga masyarakat memiliki rasa cinta tanah air.Tentu saja cinta tidak lepas dari cinta dan kasih sayang. Dari rasa cinta dan sayang itulah muncul keinginan untuk memberikan yang terbaik, menjaga, merawat, serta rela berkorban untuk melindungi hal-hal yang kita cintai dari hal-hal yang buruk. Begitu juga dengan cinta tanah air.

 Cinta tanah air dapat diartikan sebagai munculnya rasa bangga suatu masyarakat terhadap negaranya sendiri, sehingga timbul sikap juang untuk memajukan dan mensejahterakan berbagai elemen yang dikandung negaranya.  Cinta tanah air adalah rasa cinta yang timbul karena ingin menjaga dan membela tanah air dari macam-macam gangguan yang datang yang mengusik ketentraman suatu bangsa.

Seperti yang kita ketahui bersama, akhir-akhir ini kecintaan kaum milenial Indonesia terhadap tanah air mulai menurun. Padahal, seharusnya sebagai generasi milenial ini kita harus mampu menjadi salah satu penggerak perubahan sejarah yang memungkinkan negara menjadi negara yang lebih baik dari sebelumnya. Menurunnya rasa cinta tanah air disebabkan oleh berbagai sebab, seperti tren globalisasi.

Globalisasi ini memudahkan masuknya budaya dan produk asing ke Indonesia. Generasi muda saat ini lebih suka mengikuti tren eksternal daripada tetap berpegang pada budaya negara mereka sendiri. Hal ini dapat dibuktikan dengan popularitas produk merek asing di pasar. Generasi muda masa kini menganggap menggunakan barang asing adalah hal yang keren dan patut dibanggakan.

Untuk mengatasi hal tersebut, perlu menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda melalui perantara pendidikan. Pendidikan ini tidak harus terbatas pada pendidikan formal seperti sekolah, tetapi juga dapat dilakukan di luar sekolah dengan bantuan orang tua, teman sebaya, orang yang dihormati, dll.

Jelaskan pengertian dari cintah tanah air, dan berikan contohnya!

Seringkali, bahkan selalu, salah satu masalah di tingkat pendidikan. Banyak ide yang mengarah ke "pertanyaan berkualitas rendah tentang siswa sekolah dasar, pertanyaan mudah" dan lain-lain. Tentu bukan hal yang tidak masuk akal bagi guru, dosen atau tenaga pengajar lainnya untuk menanyakan pertanyaan atau perintah seperti itu, bahkan pemerintah telah mewajibkan pancasila dan pendidikan kewarganegaraan di semua tingkatan. Yang membuat kita bertanya-tanya, apa sebenarnya alasan dibalik semua ini?

Disini kita akan menelusurinya melalui pemikiran kita, "Zaman ini serba online, sekolah online, kerja online, pernikahan online, makanan harus dipesan online...", kata orang. Memang, klaim ini, orang sudah menggunakan aplikasi online bahkan sebelum pandemi.

Terlepas dari manfaat yang diberikan, tentu ada kekurangan dan alasan negatif dalam menggunakan media online, salah satu contohnya adalah masuknya budaya asing ke dalam masyarakat Indonesia, khususnya di kalangan remaja. Memang budaya yang masuk tidak selamanya buruk, pasti ada budaya asing yang baik yang bisa kita tiru sehingga juga melahirkan sikap dan perilaku yang baik. Di sisi lain, jika budaya di luar lapangan menimbulkan sikap negatif terhadap masyarakat, maka di situlah pentingnya pendidikan.

Bukan masalah budaya asing yang masuk ke masyarakat Indonesia, masalahnya adalah bagaimana kita memilih budaya asing mana yang baik dan mana yang buruk. Jadi sikap seperti apa yang harus digunakan untuk mencerminkan cinta tanah air? Ada banyak tindakan yang bisa kita lakukan, antara lain:

1. Cintai dan gunakan produk lokal

              Banyak orang menjawab pertanyaan ini ketika dihadapkan dengan tindakan atau sikap mencintai tanah air. Sebenarnya apa sih produk dalam negeri yang dimaksud? Sebagian besar dari kita akan berpikir panjang untuk mengetahuinya karena dalam kehidupan sehari-hari kita tidak menyadari apakah ini produk Indonesia atau bukan, kita hanya mengkonsumsinya tanpa memikirkannya. Sebenarnya cukup mudah untuk menemukan jawabannya, mulai dari yang sederhana, yaitu saat makan, pilihlah warung makan yang menjual makanan khas Indonesia, seperti rendang, gudeg, sate padang, rawon, dll. Tapi anak muda zaman sekarang memilih western food, kita bisa memakannya dan mengambil budayanya, tapi jangan sampai kita menjadi kebarat-baratan dan kehilangan jati diri kita yang sebenarnya.

2.  Mempelajari dan  melestarikan budaya daerah.

              Di masa kini  tidak hanya anak remaja, orang dewasa bahkan ibu-ibupun tidak sedikit tertarik dengan kesenian budaya luar. Indonesia ini memiliki kesenian yg sangat banyak dan indah. sebagai rakyat Indonesia setidaknya kita tahu atau mengenal budaya- budaya di Indonesia, mulai berasal tari- tarian diantaranya Tari Saman, Tari Piring, Tari Jaipong, dll.

              Lalu ada baju adat, alat musik, lagu daerah, bentuk tempat tinggal , ritual atau norma wilayah, serta makanan wilayah. menjadi warga  kita bisa mengikuti festival wilayah, mengunjungi museum kesenian, atau bisa melihatnya melalui internet. lalu bagaimana cara kita melestarikan budaya yang terdapat di Indonesia? Kita bisa melakukannya di lingkungan warga  seperti mengikuti gotong royong, ikut aktif dalam karang taruna, serta ikut serta dalam memeriahkan hari kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

               Banyak peringatan besar  bagi semua rakyat Indonesia, kita bisa mengikuti aktivitas yang diselenggarakan sekolah, universitas, dan  warga . Kita bisa memakai kebaya ketika Hari Kartini, melakukan upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda, upacara bendera tiap senin di sekolah, upacara hari kemerdekaan, serta masih banyak lagi.menunjukkan ciri-ciri kita kepada global menjadi bagian asal Indonesia.

              Inilah peran kita menjadi kita mahasiswa yg masih memiliki jiwa dan  pemikiran yang jernih, kita harus bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki budaya- budaya yang khas. dengan adanya internet kita bisa memperkenalkan budaya- budaya yg kita miliki menggunakan menunjukkan karya yg ada diri kita di dalamnya ke media sosial sehingga masyarakat dunia memahami bahwa kita juga memiliki budaya tersendiri yang beragam serta menarik. misalnya kita mampu melakukan perekaman video tari spesial  wilayah, penggunaan alat musik wilayah, dan  menyanyikan lagu daerah kemudian mengunggah video tersebut ke YouTube dan  jadikan satu dalam playlist budaya Indonesia sehingga setiap orang pada penjuru global bisa melihatnya. kemudian kita mampu melukis atau mengukir kerajinan khas wilayah masing- masing kemudian mengunggah foto karya tersebut ke media umum, mirip kerajinan batik dan  ukiran kayu.     

            Itulah beberapa hal yg mampu kita lakukan sebagai warga  terutama mahasiswa, meskipun sekarang merupakan zaman online serta masih terdapat pembatasan kerumunan yang menyebabkan kegiatan dilakukan dari tempat tinggal   menggunakan metode dalam jaringan, bukan berarti kita bermalas- malasan, sebaliknya inilah kesempatan kita belajar budaya Indonesia dengan memanfaatkan internet, bukan malah membuka situs- situs luar negeri mirip belakangan ini yang viral misalnya K-Pop serta kartun Jepang  yang biasa dianggap anime yg menyebar luas pada kalangan pemuda. Boleh kita melihat budaya dari luar, namun jangan hingga hal itu berdampak jelek bagi diri kita dan  budaya Indonesia, latihlah diri menggunakan memilah mana yg berdampak positif serta mana yang negatif, mana yang di ambil mana yang wajib  dibiarkan.