1. Pengertian
Kloning Hardisk
Cloning Hardisk adalah penduplikasikan penggadaan yang dilakukan pada suatu
hardisk ke hardisk yang lain. Misalnya hardisk A sudah berisi prigram lengkap,
dan hardisk B masih kosong atau dengan kata lain belum terisi program sama
sekali, dengan melakukan cloning dari hardisk A ke hardisk B, maka Hardisk B
akan mendapatkan isi dan tampilan sama persis seperti isi dan tampilan hardisk
A. Dan ada juga cara kloning hardisk menggunakan Hiren’s Boot CD.
2. Pengertian
Hiren’s Boot CD
Hiren's Boot CD merupakan sebuah bootable
CD yang berisi berbagai software dan tools yang sangat berguna untuk
memperbaiki maupun merawat OS Windows, baik windows XP maupun Windows 7
atau 8. Selain itu masih
banyak tool dan utility yang di sedikanan oleh software ini seprti
dibawah ini :
· Antivirus
tools (Anti virus)
· Backup
Tools (Pencadangan)
· BIOS
/ CMOS Tools (Peralatan Bios/Cmos)
· Browsers
/ File Managers (pencarian / menejer file)
· Cleaners
(pembersihan)
· Device
Driver Tools (menejer driver)
· Editors
/ Viewers (editor dan pembaca)
· FileSystems
Tools (sistem file)
· Hard
Disk Tools (Aplikasi Hardisk)
· MBR
(Master Boot Record) Tools
· Ms
Dos Tools
· Network
Tools (Internet)
· Optimizers
(Pengoptimalan
· Other
Tools (Software lainnya)
· Partition
Tools (Software Partisi)
· Password
Tools (Aplikasi Password)
· Recovery
Tools (Alat perbaikan)
1. Cara
Mengkloning OS Hardisk menggunakan Hiren’s Boot CD
- Masukkan Hiren’s Boot Flashdisk USB atau Hiren’s Boot CD sesuai dengan preferensi Anda.
- Nyalakan komputer, masuk ke BIOS dengan menekan DEL/F2/F8/F12 sesuai dengan BIOS PC Anda.
- Masuk ke Bagian Boot Sequence/Urutan Booting. Pastikan media yang Anda gunakan menempati urutan pertama booting. Misalnya: Anda memilih menggunakan CD Hiren’s, pastikan CDROM berada pada posisi booting pertama.
- Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
- Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK]
- Pilih Harddisk Fisik yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Local (1) seperti pada contoh, [OK]
- Pilih Partisi Harddisk yang akan di backup. Biasanya Windows ada pada Primary Drive seperti pada contoh, [OK]. Perhatikan atribut lainnya seperti File System (NTFS/FAT32), Label, Ukuran dsb. Pastikan Anda memilih drive yang tepat.
- Tentukan Partisi Harddisk mana yang akan digunakan untuk menyimpan file backup image. Beri nama pada file, misalnya Backup_1 kemudian klik [SAVE]. Perhatikan bahwa harddisk ditulis dalam urutan seperti berikut; D:1.2:[DATA] FAT, artinya adalah:
· D:
= Drive D:
· 1.2:
= merupakan Harddisk Fisik Pertama Partisi Kedua
· [DATA]
= label DATA
· FAT
= File System FAT32
- Selanjutnya akan muncul dialog kompresi Image File, pilih salah satu berdasarkan keterangan berikut:
- Pilih No = jika Anda tidak ingin mengubah file image dari ukuran file windows sebenarnya
- Pilihan FAST = kompresi cepat, hasilnya kurang lebih 30% dari ukuran file sebenarnya
- Pilihan HIGH = kompresi tingi, hasilnya bisa sampai 60% dari ukuran file asli meski prosesnya akan sedikit lebih lambat.
- Dianjurkan Anda memilih pilihan ini untuk menghemat space harddisk. Karena Norton Ghost tidak mengubah isi file image, hanya ukuran filenya saja yang dipadatkan. Persis seperti yang dilakukan oleh WinZIP atau WinRAR.
- Ketika muncul dialog box ‘Procesed with partition image creation?’ Pilih [YES]
- Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan muncul Image Box ‘Image Creation Completed Successfully’, klik [Continue]. Klik [Quit] untuk keluar dari Program.
2. Merestore Windows
dan Back up data
- Boot dari Hiren’s Boot CD atau Hiren’s Boot USB Flashdisk
- Pada menu Booting Hiren’s, pilih ‘Start Boot CD’
- Pada Menu Utama Hiren’s, Pilih [2.] Backup Tool > [2.] Norton Ghost 11.5 > [8.]Ghost (Normal). Tunggu beberapa saat hingga program Norton Ghost berjalan. Klik [OK].
- Pilih Menu > Local > Partition > From Image untuk me-restore partisi dari file image yang tadi telah kita buat.
- Temukan file Image dengan ekstensi .GHO pada drive penyimpanan Anda. Pilih, dan akhiri dengan Open.
- Pilih Partisi sumber/Source file image kemudian klik [OK
- Pilih Harddisk fisik tujuan/Destination Restorasi Windows, [OK]
- Pilih Partisi Harddisk tujuan/Destination Restorasi. Pilih Primary [OK]
- Ketika Muncul Dialog Box ‘Prosses With Partition Restore?’ klik [Yes]
- Tunggu hingga selesai 100%
- Klik [Reset Computer] untuk me-restart Komputer.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar